Tiongkok Blokir Antivirus Symantec dan Kaspersky

Gapteker.com – Tiongkok memblokir dua vendor antivirus, yaitu Symantec dari Amerika Serikat (AS) dan Kaspersky Lab dari Rusia. Lembaga pengadaan barang pemerintahan Tiongkok bermaksud membatasi penggunaan teknologi asing di negara Tiongkok.

Antivirus Symantec dan Kaspersky

Kantor berita People’s Daily di Tiongkok melaporkan di Twitter resmi mereka bahwa pemerintah telah mengeluarkan kedua perusahaan asing tersebut dari daftar pemasok perangkat lunak sistem keamanan Tiongkok.

Tweet kedua mengatakan bahwa kantor pengadaan pemerintah telah menyetujui penggunaan lima merek perangkat lunak antivirus yang seluruhnya merupakan perusahaan lokal, yaitu Qihoo 360 Technology Co (QIHU.N), Venustech, CAJinchen, Beijing Jiangmin, dan Rising.

Dilansir dari Reuters, Senin (4/8), perwakilan Symantec sejauh ini tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar. Juru bicara Kaspersky, Alejandro Arango mengatakan pihaknya terus melakukan pembicaraan dengan pihak berwenang Tiongkok.

“Kami sedang mendiskusikannya dengan pihak berwenang tentang hal ini. Terlalu dini untuk mengonfirmasikan rincian tambahan,” ujarnya.

Laporan ini muncul setelah Beijing akhir pekan lalu memperbaharui situs pemerintah yang berisi daftar vendor teknologi yang akan digunakan oleh pemerintah pusat.

Laporan ini adalah tanda terbaru bahwa Beijing berniat mempromosikan penggunaan produk teknologi informasi dalam negeri setelah mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS, Edward Snowden menyuarakan keprihatinannya mengenai program pengawasan sistem data asing.

Ketegangan Washington dan Beijing juga telah meningkat tahun ini setelah AS mendakwa tentara Tiongkok atas tuduhan spionase cyber. Perusahaan-perusahaan AS lainnya, termasuk  Cisco Systems Inc (CSCO.O), International Business Machines Corp (IBM.N), dan Microsoft Corp (MSFT.O) juga menghadapi ancaman yang sama dengan Symantec dan Kaspersky.

via republika

About The Author

Gapteker Senior Writer

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *