Google Umumkan Android Seri “L” Untuk Developer

l

 

Melalui acara Google I/O kemarin malam Google memperkenalkan Android OS versi terbaru. Versi terbaru itu masih dalam masa developer preview dengan nama kode Android seri “L”.

Kepanjangan “L” akan diumumkan nanti setelah versi ini sudah sempurna. Google berharap, dengan pengenalan versi “L” lebih dini bisa dimanfaatkan pada developer dan para vendor untuk menghasilkan produk yang lebih matang nanti saat dirilis untuk publik.

Untuk perubahan Android seri L, yang paling mudah ditangkap adalah bagian antarmukanya. Google menyebutnya sebagai “material design”, dimana tampilannya akan digunakan untuk semua jenis hardware, baik itu mobile, desktop, maupun yang lainnya.

Para pengembang bisa merubah bagian-bagian yang sebelumnya tidak bisa. Sebagai contoh, pengembang bisa merubah warna menu bar atas menjadi biru muda untuk disesuaikan dengan aplikasinya. Mereka juga diberikan alat bantu lainnya untuk membantu para desainer mendorong aplikasinya dari perangkat mobile ke desktop, serta platform lain yang didukung Google.

Tampilannya lebih flat dari sebelumnya, dengan warna dan garis-garis minimalis. Hampir semuanya didesain ulang hingga nampak lebih sedernaha. Sebagai contoh bar navigasi di bagian bawah kini memiliki tiga bentuk gambar yang sederhana, yakni segitiga, lingkaran, dan persegi. Sementara untuk pergerakan animasinya juga lebih halus dan alami.

ll

 

Untuk runtime di Android L adalah ART (Android Runtime) secara default. Runtime ART pertama kali hadir pada versi KitKat sebagai alternatif Dalvik. ART memungkinkan aplikasi berjalan lebih cepat dan kompatibel dengan arsitektur ARM, x86, dan MIPS. Selain peningkatan kinerja, ART juga membawa kelebihan di memori yang lebih baik, mendukung 64-bit, serta tentunya mendukung perangkat low-end dan penghematan konsumsi baterai.

Melalui inovasi bernama “Project Volta”, Android versi terbaru punya mode penghematan baterai untuk memperlama waktu hidup smartphone maupun tablet. Pada Nexus 5 contohnya, Google menjanjikan waktu 90 menit lebih lama dengan teknologi tersebut.

Perubahan besar lain yang dihadirkan Android seri L ini adalah sisi keamanannya. Google memisahkan data persoan dan pekerjaan. Tak perlu merubah aplikasi yang sudah ada, karena Android akan menyimpan data-data tersebut secara terpisah dan aman. Dalam pengembangan ini, Samsung Knox ikut berkontribusi dan fitur tersebut akan dihadirkan untuk semua Android minimal versi 4.0 Ice Cream Sandwich.

lll

 

Selain di sisi keamanan, Android seri L juga menghadirkan fitur kesehatan/fitnes yang tengah populer ke dalam satu aplikasi. Aplikasi tersebut bernama Google Fit, yang akan terhubung dengan sensor-sensor yang ada di ponsel, smartwatch, atau perangkat wearable lainnya. Nike Fuelband adalah salah satunya, dan vendor lain seperti Adidas, Motorola, LG, Bais, Polar, RunKeeper, HTC serta Intel juga segera bergabung.

llll

 

Google Fit akan melacak tiap langkah, aktifitas tidur, dan aktifitas lain yang menyangkut kesehatan dan olahraga. Aplikasi bisa mengakses data-data ini, namun tentunya dengan persetujuan dari penggunanya.

via teknoup

About The Author

Gapteker Senior Writer

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *