Apple Akuisisi BookLamp Untuk Saingi Amazon

booklamp

Gapteker.com – Baru baru ini kabarnya Apple telah mengakuisisi BookLamp, sebuah layanan rekomendasi buku berbasis analisis judul buku. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan iBooks milik Apple tersebut. Selain teknologi, Apple juga “membeli” para karyawan BookLamp dengan harga antara 115 miliar hingga 170 miliar rupiah.

Dilansir dari TechCrunch, sebelum diakusisi Apple, BookLamp telah berhasil mendapatkan dana sekitar 10 miliar dari berbagai perusahaan lokal di AS.

Produk BookLamp yang paling terkenal adalah Book Genome Project, sebuah platform yang memampukan para penggunanya untuk mencari rekomendasi buku berdasarkan analisis dari judul buku-buku lainnya.

Book Genome Project didesain untuk mengetahui gaya penulisan dari buku yang disukai pengguna dan akan merekomendasikan buku dengan gaya penulisan yang mirip dengan buku favorit pembaca tersebut.

Contohnya adalah apabila pengguna menyukai buku berjudul “The Da Vinci Code” karangan Dan Brown, maka BookLamp akan merekomendasikan buku “The Templar Legacy” karangan Steve Berry berdasarkan kesamaan fitur dari kedua buku tersebut, yaitu ‘institusi katolik’, ‘sejarah/akademisi’, ‘perencanaan strategis’ dan ‘perpustakaan‘.

Book Genome Project dibuat agar tidak sekadar memberikan rekomendasi buku yang sedang populer saja, melainkan buku yang benar-benar sesuai dengan minat penggunanya. Selain itu, layanan ini juga akan memberikan info plot cerita beserta isinya untuk meningkatkan rekomendasi buku yang relevan.

Disinyalir bahwa teknologi milik BookLamp mungkin akan dipakai Apple untuk menyaingi Amazon X-Ray, fitur yang memungkinkan pembaca untuk mengetahui kapan dan seberapa sering sebuah kata muncul dalam buku.

Fitur tersebut berguna untuk mengklasifikasi buku ke dalam berbagai kategori, termasuk kategori untuk pembaca dewasa yang tidak sesuai untuk anak-anak atau kategori berdasarkan ilmu pengetahuan dan hobi tertentu.

Apple sendiri diduga berniat untuk mengadopsi kemampuan para pekerja BookLamp untuk meningkatkan layanan iBooks dalam segi rekomendasi, pencarian dan kategorisasi.

Untuk saat ini, iBooks belum berfokus pada personalisasi. Fitur yang ada adalah Top Lists seperti di App Store, seleksi buku pilihan, pengarang dan berbagai kategori buku.

Meski cukup kaya fitur, iBooks tidak memiliki layanan rekomendasi buku sesuai minat pembaca. Jika Apple berhasil menguasai sisi minat pengguna, potensi keuntungan dari pembaca yang akhirnya menyewa atau membeli buku berdasarkan rekomendasi iBooks tentu akan meningkat pesat.

Dengan diakuisisinya BookLamp, dalam 18 bulan ke depan dikatakan bahwa Apple akan mengadakan peningkatan besar-besaran pada layanan iBooks. iBooks diharapkan dapat ‘memahami’ para penggunanya sehingga mampu memberikan rekomendasi yang tepat agar para pembaca tidak perlu lagi ‘melirik’ layanan serupa yang berada di luar ekosistem Apple.

Sedangkan untuk Amazon sendiri telah mengakuisisi Goodreads yang merupakan sebuah layanan rekomendasi buku yang populer dan sudah beredar cukup lama di dunia maya untuk menigkatkan rekomendasi buku di situs Amazon tersebut.

via sidomi

About The Author

Gapteker Senior Writer

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *